Bimtek Operator Sistem Informasi Desa dan Kawasan-New Generation
- Mar 18, 2023
- Desa Tohe
- BERITA
SMKN 1, TINI-Atambua. Mungkin kita sering melihat di TV atau membaca berita di surat kabar (online) tentang kehebatan komputer. misalnya di negara Cina pernah diberitakan ada seorang bocah yang terkenal pintar ternyata dikalahkan oleh komputer dalam kecepatan berhitung. Berita lain ada yang menyebutkan kehebatan komputer juga dapat mengalahkan Gary Kasparov dalam bermain catur, Komputer juga dapat mengalahkan manusia dalam sebuah permainan AlphaGo baru-baru ini. Komputer adalah benda ajaib yang mampu menyelesaikan masalah apa saja yang diinginkan orang. (Rinaldi Munir, 1999)
Berdasarkan anggapan-anggapan di atas, tidak menutup kemungkinan untuk mengatasi banyak persoalan yang dihadapi oleh masyarakat desa akibat disrupsi teknologi yang berkembang di era sekarang terutama desa sebagai representasi sistem pemerintahan skala kecil serta ujung tombak negara RI, Menjadi keharusan desa untuk beradaptasi dengan perubahan (yang serba cepat terutama dalam bidang teknologi) serta mendaya-upaya sumber daya yang tersedia serta dukungan cukup dari teknologi, desa mampu mengatasi keterbatasan tersebut. Dalam pada itu, Kementerian KOMINFO melalui Diskominfo Kabupaten Belu mengadakan pelatihan pengembangan keterampilan operator web desa, dasawisma, dan eposyandu kepada 162 operator aplikasi desa se-kabupaten Belu di Aula SMKN 1 Tini selama dua hari yaitu rabu dan kamis 15/16 Maret 2023. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dan Tim penggerak PKK.
Hari pertama diawali dengan pengenalan oleh narasumber pada apa itu domain aplikasi sistem layanan Desa/Kelurahan (Aplikasi umum sistem pemerintahan berbasis elektronik nasional) yang diperuntukkan bagi Pemerintah tingkat Desa/Kelurahan serta bagaiman mengelola layanan-layanan yang tersedia di dalam aplikasi kepada peserta, Misal bagimana fungsi dashboar menampilkan data statistik permohonan layanan penduduk desa, status permohonan, dan jenis permohonan. Hari kedua peserta dikenalkan dengan website desa dengan berbagai layanan seperti bagaimana masyarakat memperoleh informasi tentang desa, produk hukum, struktur organisasi desa, data lembaga desa, data anggaran pendapatan belanja desa, data pengumuman informasi desa, agenda kegiatan, layanan administrasi, galeri program kegiatan desa, potensi desa semua sektor seperti profil desa, pertanian dan peternakan.
Dengan kompetensi yang diperoleh peserta dapat menambah nilai yang bermanfaat bagi jalannya pembangunan desa serta pengambilan keputusan desa berbasiskan pada data yang diperoleh dari dan/atau untuk desa. Di akhir kegiatan penyerahan secara simbolis sertifikat kompetensi kepada perwakilan peserta yang diadakan di gedung Betelalenok serta dihadiri oleh Bupati Belu, dr. Agustinus Taolin.