Warga Desa Tohe bisa akses Internet -WiFi

  • Mar 02, 2016
  • tohe

(Tohe Broadband) Dalam rangka mengembangkan potensi desa melalui pemanfaatan teknologi infomasi dan komunikasi, Kementerian Komunikasi dan Informatika telah melakukan program pembangunan Desa Broadband Terpadu pada 50 Desa se-Indonesia diantaranya Lima Desa di Wilayah Kabupaten Belu terdiri dari Desa Silawan-Kecamatan Tasifeto Timur, Desa Maneikun-Kecamatan Lasiolat, Desa Fulur-Kecamatan Lamaknen, Desa Lutharato-Kecamatan Lamaknen Selatan dan Desa Tohe-Kecamatan Raihat. Program Desa Broadband Terpadu merupakan program yang menyediakan akses internet secara komunal yang telah dibangun sejak tahun 2015.

Masyarakat Desa Tohe saat ini dapat mengakses jaringan internet (Wifi) secara gratis sejak bulan Januari Tahun 2016 meskipun dengan keadaan yang serba darurat karena alat yang terpasang di Kantor Desa Tohe yang beralamat di Beisarinlo Dusun Kotafoun Kecamatan Raihat Kabupaten Belu itu belum terpasang jaringan listrik PLN sehingga masih menggunakan listrik dari PLTMH yang mulai dioperasikan pada ± jam 06.00 sore s/d pukul 06.00 pagi.

            Namun kondisi itu tidak menghalangi antusias masyarakat Desa Tohe untuk bisa mengakses internet. Selain jaringan internet hanya bisa diakses pada malam hari, Arus listrik yang tidak stabil / sering padam (mati-hidup-mati-hidup) menjadi kendala utama karena alat-alat yang dipasang baru bisa dioperasikan dan masyarakat baru bisa mengakses internet pada jam 9 malam ke atas dengan alasan pemakaian sudah berkurang dan menghindari resiko kerusakan pada peralatan yang sudah beberapa kali rusak (jebol kali...). Kantor yang sebelumnya gelap gulita dan sepi kini menjadi ramai sebagai tempat bemain, belajar, berkumpul, dan berbagi informasi.

Beberapa peralatan seperti komputer (4 unit) dan satu unit TV berukuran 52 inci masih belum bisa digunakan dan masi dipajang secara rapi akibat arus listrik yang tidak stabil. Namun masyarakat tetap bisa mengakses internet karena rata-rata sudah banyak warga yang memiliki Laptop, Smartphon, dan Tablet. Hingga saat inipun masyarakat yang datang masi didominasi oleh para pelajar dari SD Sekutren, SD Wesoer, SMPN 1 Tasifeto Timur dan SMKN 1 Raihat, Para Guru Lokal dan Guru SM3T, Pemuda dan Pemudi serta beberapa dari kalangan orang tua yang sudah terbiasa menggunakan internet.

Kepala Desa (Emanuel Besin) dan Pandu Desa Broadband Terpadu bersama warga masyarakat juga telah berupaya agar jaringan listrik PLN bisa dipasang dan sampai saat ini belum bisa karena masih ada tiang yang kurang dan belum ada kabel listrik. Kita pakai dulu apa yang ada yang penting kita sudah bisa akses internet untuk belajar, untuk peroleh informasi, anak-anak yang sekolah bisa kerja tugas, masyarakat bisa pake untuk berbisnis dan sebagainya sambil menanti pemasangan listrik dari PLN  himbau Emanuel Besin selaku Kepala Desa Tohe. (Evo)